Kasus Jiwasraya, Jaksa Agung: 130 Saksi Diperiksa & 115 Tempat Digeledah : Okezone Nasional

0


JAKARTA – Komisi III DPR RI menggelar rapat dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020). Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa dan didampingi Ketua Komisi III Herman Hery serta Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni.

Dalam rapat kerja tersebut Burhanuddin memaparkan perkembangan kasus hukum terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Jiwasraya (Persero), di antaranya telah melakukan pemeriksaan kepada 130 orang saksi dan dua orang ahli.

“Tim penyidik telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan. Telah memeriksa sebanyak 130 orang saksi dan dua orang ahli,” kata Burhanuddin di ruang rapat Komisi III DPR, Kamis (16/1/2020).

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Tak hanya memeriksa saksi-saksi, Burhanuddin mengatakan pihaknya telah memeriksa dan melakukan penggeledahan di beberapa tempat.

“Tim penyidik telah melakukan penggeledahan beberapa tempat antara lain adalah PT Trada Alam Mineral, kemudian PT Pol Advista Aset, manajemen PT Milenium, manajemen finansial, aset manajemen. Ini sebanyak 115 tempat kami lakukan penggeledahan dan menyita aset serta kami juga mengkloning apa yang kami dapat dalam IT,” tuturnya.

Burhanddin menjelaskan, Kejaksaan Agung sudah mengeluarkan surat pencekalan terhadap 13 orang yang diduga terkait dengan kasus PT Jiwasraya.

Kejaksaan Agung pun sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Jiwasraya (Persero).

Baca Juga : KPK Periksa Saksi dan Tersangka Suap Pengadaan Alquran di Kemenag

Baca Juga : Dirut Tegaskan Tak Ada Korupsi di PT Asabri

Mereka yang dijadikan tersangka itu adalah eks Dirut PT Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya, Syahmirwan, Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro, Presdir PT TRAM Heru Hidayat, dan eks Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo.

“Penyidik telah menetapkan lima orang tersangka dan telah mengeluarkan surat perintah penahanan atas lima orang tersangka tersebut,” kata Burhanuddin.

(aky)



Source link