Biarkan Oli Rembes Bikin Jebol Mesin : Okezone Otomotif

0


JAKARTA – Permasalahan rembesnya oli dari mesin mobil, perlu menjadi perhatian bagi pemilik mobil. Apalagi jika pengguna kendaraan kerap mengabaikan perawatan rutin untuk melakukan pengecekan, walaupun kendaraannya sudah memiliki usia pakai tinggi.

Kebocoran pelumas tersebut sebenarnya bisa dirasakan oleh pemilik mobil, saat melajukan kendaraannya. Berkurangnya volume oli pada sektor mesin membuat tiap komponen kehilangan perlindungan, sehingga terjadi gesekan yang mengeluarkan suara cukup kasar selama perjalanan.

 Oli mesin

Jika tidak ditangani dengan baik, gesekan antar komponen mesin seperti piston tersebut dapat berakibat lebih fatal. “Dalam kondisi terburuk, mesinnya bisa jebol,” kata Anjar Rosjadi, Technical Service Division Head Astra Daihatsu Motor (ADM).

Frekeunsi gesekan antar komponen tanpa cairan pelumas yang cukup, bisa membuat bagian mesin tersebut menjadi aus dalam waktu singkat. Jika sudah mengalami keausan, akan berdampak lebih lanjut pada kehilangan tenaga. Bahkan mesin bisa saja sulit untuk dihidupkan kembali saat mobil akan digunakan.

Cara tersisa untuk dapat mengembalikan performa mesin seperti semula, adalah dengan melakukan penggantian komponen yang aus. Melihat potensi kerusakan ini, menyegerakan perawatan maupun perbaikan setelah muncul gejala oli mesin merembes merupakan saran terbaik.

Karena bisa saja penyebab merembesnya oli bisa terjadi karena hal sepele. “Dari perawatan biasanya ditemukan penyebab kebocoran oli adalah kerusakan seal, namun ada penyebab lain yang kemungkinannya lebih kecil seperti misal tutup oli tidak rapat saat terpasang,” kata Anjar menambahkan.

 Mesin

Pemeriksaan mengenai kemungkinan kebocoran oli ini lebih wajib ditekankan pada kendaraan, yang pernah mengalami insiden benturan. Dikhawatirkan timbuk retakan maupun celah, sehingga oli mesin berpotensi merembes jika kendaraan digunakan kembali.



Source link